10 Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi
10 Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi

Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi

Posted on

Jangan Asal! Ini 10 Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi

Racing King – Bagi kalian yang mempunyai jiwa kreatifitas dalam hal otomotif, tentu mengendarai motor standar pabrikan akan terasa kurang nyaman. Perlu ada beberapa modifikasi atau penambahan Aksesoris motor agar terlihat lebih keren dan sesuai dengan karakter yang kalian punyai.

Memang tidak adalah salahnya membuat motor terlihat lebih keren dengan cara memodifikasi. Namun nyatanya tidak semua jenis modifikasi diperbolehkan oleh undang-undang lalu lintas. Polisi lalu lintas akan menetapkan tilang bagi kalian yang memodifikasi motor tidak sesuai standar.

Ini Dia Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi

10 Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi
10 Aksesoris Motor Yang Dilarang Polisi

Nah, karena tidak semua aksesoris motor diperbolehkan untuk dipasang sebagai bentuk modifikasi, maka hindari penggunaan berbagai aksesoris berikut ini.

  1. Perubahan Pada Rangka
    Mungkin salah satu maksud kalian merubah rangka adalah agar rangka pada motor terlihat lain daripada yang lain. Atau bisa jadi ingin memiliki motor dengan rangka yang sesuai karakter kalian. Masalahnya, mengubah rangka motor adalah salah satu jenis modifikasi motor yang tidak diperbolehkan oleh undang-undang lalu lintas.
    Mungkin kalian akan bertanya. Mengapa mengubah rangka melanggar undang-undang lalu lintas? Karena nomor seri rangka merupakan sebuah syarat administrasi pada kendaraan. Maka jangan salahkan polisi lalu lintas jika motor kalian akan diangkut saat ketahuan merubah rangkanya.
  2. Merubah Plat Nomor Kendaraan
    Mungkin salah satu impian kalian adalah mempunyai plat nomor motor sesuai dengan nama atau tanggal lahir biar terlihat lebih keren. Namun sayangnya, mengubah plat nomor kendaraan termasuk salah satu pelanggaran undang-undang lalu lintas. Boleh saja kalau kalian hanya sebatas merapikan huruf ataupun angka. Atau menambahkan sedikit pernak pernik seperti lampu. Itu masih bisa ditolelir dan tidak melanggar undang-undang. Tapi kalau kalian sudah nekat untuk menghilangkan cap kepolisian, cara pemasangan, warna, bahan, ukuran, serta bentuknya. Itu berarti kalian memang sengaja untuk kena tilang pak polisi lalu lintas.
  3. Merubah Wana Motor
    Merasa bosan dengan warna motor? Mudah saja solusinya. Ganti motor atau belo motor baru. Jangan sampai kalian merubah warna motor? Sebab tau kenapa? Karena merubah warna motor merupakan merubah aksesoris motor yang dilarang polisi.
    Sudah jelas tertulis warna motor pada STNK. Jika kalian masih nekat mengecat warna motor dari warna merah ke warna hijau, jelas saja itu namanya nantang pak polisi.
  4. Mengubah Dimensi Motor
    Mengapa mengubah dimensi motor seperti seperti volume, panjang dan lebarnya dilarang dalam undang-undang? Karena dimensi motor sudah didesain dari pabrikan sedemikian rupa agar aman dikendarai di jalan raya. Mengubah dimensi kendaraan tanpa persetujuan pihak yang berwajib akan berbahaya bagi kalian sendiri sebagai pengendara maupun pengguna jalan lain. Boleh-boleh saja kalian mengubah dimensi motor. Asalkan setelah dimodifikasi segera dilakukan uji kelayakan oleh instansi terkait.
  5. Mengubah Kapasitas Mesin
    Merupakan hal yang paling favorit bagi penyuka motor modifikasi. Dengan mengubah kapasitas mesin kalian pasti berharap mendapatkan performa kecepatan yang lebih kencang. Tapi apakah kalian tau, sobat? Bahwa kapasitas mesin sudah ditentukan sesuai standar dari pabrikan.
    Mengapa sesuai standar? Karena motor yang kalian punya sudah didesain untuk melaju di jalan raya dimana banyak pengguna jalan lainnya. Jalan raya bukan sirkuit yang bisa kalian gunakan untuk balapan motor. Jadi, jika kalian masih nekat untuk mengubah kapasitas mesin, harus lulus uji kelayakan instansi yang berwajib.
  6. Memakai Ban Gundul
    Kalian mungkin akan bertanya. Mengapa ban gundul termasuk aksesoris motor yang dilarang polisi? Alasannya jelas sekali. Jika ban gundul, terlebih lagi saat musim hujan dan jalan lebih sering basah, akan mudah sekali terjadi slip yang akan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dan kecelakaan ini tidak akan berimbas pada kalian pengguna ban gundul saja. Bisa saja akan berimbas pada pengendara yang lain. Maka jangan heran jika banyak pengguna ban gundul kena tilang sama pak polisi di jalan.
  7. Mengganti Knalpot
    Bisa membayangkan jika mengganti knalpot diperbolehkan dalam undang-undang? Bisa-bisa setiap hari serasa kampanye pemilu. Bagaimana tidak? Jika setiap pengguna dan pemilik kendaraan mengganti knalpotnya? Bisa-bisa kualitas pendengaran kalian akan menurun drastis karena polusi suara.
    Menggunakan knalpot yang bukan asli pabrikan juga akan mengganggu kualitas udara. Karena tidak semua knalpot pengganti sebaik knalpot dari pabrikan dalam hal menyaring gas pembuangan pembakaran. Jadi, daripada menyebabkan polusi udara dan polusi suara di jalanan, sebaiknya gunakanlah knalpot standar bawaan pabrikan.
  8. Mengubah Suara Klakson
    Pernah kalian lagi enak-enak naik motor diklakson dengan suara guedhe banget. Pas nengok ternyata yang lewat hanya motor matic kecil saja. Padahal sudah deg-degan berasa mau di serudug truck tronton.
    Sama seperti mengganti knalpot. Mengganti suara klakson juga termasuk mengganti aksesoris motor yang dilarang polisi. Alasannya juga sama. Karena klakson asli pabrikan sudah sesuai dengan standar keamanan berkendara di jalan raya. Jika kalian masih ingin tetap mengganti suara klakson, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pihak yang berwajib. Jangan sampai sudah mahal-mahal biaya penggantian klakson, ternyata tetap saja ditilang pak polisi.
  9. Mengganti Lampu Utama
    Mungkin kalian pernah merasa terganggu dengan pengendara motor lain di jalan yang mengganti lampu utama dengan lampu sorot dengan daya pancar tinggi. Alasannya sederhana. Karena akan menyebabkan mata silau.
    Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa mengganti lampu utama motor dengan daya sorot yang tinggi melanggar undang-undang. Akan membuat pengendara lain terganggu dengan silaunya lampu utama motor kalian. Bahkan tidak hanya mengganggu. Lebih dari itu. Bisa menyebabkan kecelakaan di jalan raya.
  10. Mengurangi Atau Bahkan Menghilangkan Alat Keselamatan
    Setiap motor buatan pabrikan pasti dilengkapi dengan alat keselamatan. Alat keselamatan ini dibuat dengan tujuan memberikan keselamatan baik bagi pengguna motor sendiri maupun pengguna jalan yang lain.
    Beberapa jenis alat keselamatan antara lain lampu utama, alat pemantul cahaya, kaca spion, lampu rem dan lampu sein. Jika kalian masih saja ngeyel menghilangkan berbagai alat keselamatan di atas, sebaiknya kalian jadikan saja motor tersebut sebagai pajangan di rumah. Kenapa? Agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain di jalan raya.

Sekali lagi, sah-sah saja mengekspresikan seni dengan modifikasi motor. Namun yang perlu diingat adalah tetap menjaga agar berbagai bagian fungsi motor sejalan dengan fungsinya. Jangan sampai kalian melakukan modifikasi motor dengan taruhan terjadi kecelakaan di jalan.

Maksud polisi melakukan tilang bagi kendaraan yang tidak mematuhi tata tertib ya begitu. Agar tidak ada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas sehingga menyebabkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain.

Nah, bagaimana? Masih ada penggantian jenis aksesoris motor yang dilarang polisi selain 10 hal di atas? Kalau masih ada, kalian bisa tulis pada kolom komentar di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *