Motor listrik saat ini menjadi tren baru para penggemar otomotif di Indonesia. Motor yang digerakkan oleh tenaga elektrik ini dianggap efektif dan efisien karena tidak membutuhkan bahan bakar ninyak dan mudah dicharge ulang. Bahkan Indonesia sudah memproduksi sendiri karya anak bangsa. Keberadaan kendaraan ini di Indonesia bahkan mampu menarik perhatian penggemar otomotif dari seluruh dunia.

Sepeda motor listrik merespon kebutuhan industri yang semakin ramah lingkungan. Bahan bakar minyak akan menguras cadangan minyak bumi yang seakin langka dan mahal. Selain itu, residu dari zat buangnya juga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

Lain halnya dengan motor listrik, yang sebagai penggeraknya adalah dinamo serta akumulator. Di Indonesia, kendaraan jenis ini sudah dilengkapi dengan rem cakram dan perlengkapan standart lainnya. Yang disukai oleh masyarakat dari kendaraan jenis ini adalah karena ada beberapa yag tidak memerlukan STNK maupun BPKB.

Berikut macam-macam kendaraan motor listrik di Indonesia.

Motor-Listrik
Motor Listrik | Image Kompas
  1. Viar Q1
    Merek Viar Q1 merupakan kendaraan motor listrik di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Triangel Motorindo. Versi yang paling gres sempat dihadirkan melalui sebuah acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggarakan pada tahun 2019. Sebenarnya produk merek ini sudah cukup lama diproduksi bekerja sama dengan sebuah perusahaan dari Jerman yang disebut Bosch.
    Perkembangan terus dilakukan untuk menyempurnakan Viar Q ini. Penggerak pada kendaraan Viar Q1 ini menggunakan motor listrik tipe BLDC. energi yang dapat dihasilkan oleh motor listrik ini kurang lebih 800. Kendaraan ini juga dibekali dengan baterai lithium ion. Adapun kemampuan dari motor Viar Q1 adalah 60 V 23 Ah. Kendaraan ini dapat dipacu hingga jarak 60 kilometer dengan menggunakan baterai utama. Akan tetapi, pada motor dibawakan juga baterai cadangan sehingga total penggunaan dapat menempuh jarak 120 kilometer.
    Harga banderol Viar Q1 on the road area Jabodetabek adalah kisaran 19 juta rupiah. Motor bisa dibeli secara online. Meskipun secara umum kendaraan listrik di Indonesia tidak wajib memiliki STNK dan BPKB, tetapi Viar Q1 dilengkapi dengan surat bermotor layaknya motor biasa. Motor ini juga dilengkapi dengan plat nomor.
  2. Gesit
    Gesit merupakan Kendaraan motor listrik di Indonesia yang merupakan karya asli anak bangsa. Motor ciptaan Indonesia ini mulai dikenal di khalayak tahun 2019 dan semakin banyak diluncurkan pada tahun 2020. Motor yang berbentuk scooter ini diciptakan oleh mahasiswa-mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan sudah diuji coba sejak akhir tahun 2018. Sepeda motor yang diproduksi di bawah perusahaan PT Gesits Technologies Indo ini sudah berani membuat target terjual 50 ribu unit.
    Sebagaimana motor pada umumnya, Gesit dilengkapi dengan surat-surat kelengkapan seperti STNK dan BPKB serta plat nomor. Adapun kelengkapan surat-surat diserahkan setelah dua minggu pasca pembelian. Harga dari motor gesit ini masih dipatok pada kisaran 24,9 juta rupiah off the road. Perusahaan belum berani menjual harga on the road karena pajak setiap daerah berbeda-beda. Meskipun termasuk produk baru, tetapi pihak manajemen gesit sudah berani memberikan garansi purna jual dan yakin bahwa produknya akan laris manis di pasaran. Bahkan para pengguna ojek online, sudah mulai memesan motor listrik ini.
  3. Viar E
    Viar E atau sering juga dikenal dengan nama Viar E-cross merupakan produk motor elektrik yang sudah mulai dikenal di masyarakat. Motor listrik ini sebenarnya merupakan perpaduan antara sepeda motor dengan sepeda listrik yang juga sering dikenal dengan nama E-bike.
    Harganya cukup fantastis karena mencapai 52 juta per unit. Yang membuat kendaraan ini di Indonesia menjadi mahal antara lain adalah karena konstruksi sepeda motor ini yang terbuat dari full alumunium, sehingga mempunyai bobot yang sangat ringan. Total dari berat sepeda motor listrik ini hanya 50 kilogram. Selain itu, shock depan sudah dikemas dengan desain upside down dan bagian belakang monoshock serta menggunakan baterai lithium 3.000 watt membuat sepeda motor listrik ini spesial dan layak dijual dengan harga mahal. Kemampuan tempuh motor listrik ini adalah 100 kilo meter. Karena Viar E sudah murni motor dan bukan lagi sepeda elektrik maka motor ini tidak lagi dilengkapi dengan pedal pengayuh.
  4. Honda PCX Hybrid
    Sebagaimana namanya, Honda PCX hybrid merupakan salah satu motor listrik di Indonesia. Namun kendaraan ini masih menyediakan sistem pembakaran menggunakan bahan bakar minyak. Kapasitas motor adalah 149.3cc dengan tenaga maksimal yang bisa dikeluarkan sebesar 14,48 hp. Kendaraan ini menggunakan awal pacuan mesin dengan listrik sementara sistem pembakaran adalah full Transisterized. Bentuk Honda hybrid ini menyerupai motor biasa. Sayangnya harga dari motor listrik ini masih cukup mahal. Kendaraan besutan Honda ini dibanderol dengan harga 42 juta di pasaran. Namun bagi kamu penggila otomotif, tentu semahal apapun tidak menjadi penghalang untuk memiliki motor elektrik bertenaga hybrid ini.
  5. Selis
    Merek Selis merupakan salah satu pelopor motor listrik di Indonesia. Sebelumnya merek ini sangat populer dengan sepeda listrik. Selanjutnya merek Selis bermetamorfosis menjadi motor listrik. Uniknya sepeda motor elektrik merek Selis dikemas menggunakan roda tiga dan bertutup layaknya mobil sehingga banyak yang menggemari motor jenis ini. Di beberapa kota besar sudah mulai nampak berlalu lalang sepeda motor tertutup roda tiga merek Selis. Nama produk Selis ini adalah Balis.
    Motor dijual dengan harga 35 juta rupiah sebuah harga yang masih cukup terjangkau untuk kualitas kendaraan seperti Balis. Adapun warna kendaraan baru ada satu pilihan, yaitu putih dengan kombinasi hitam. Spesifikasi dari Balis ini adalah daya elektrik sebesar 1.500 watt dengan baterai berkekuatan 50 ampere dan kemampuan input 220 volt. Akan tetapi, daya tempuh dari Belis ini hanya cukup 50 sampai 60 km saja untuk sekali charge. Sementara untuk mengisi baterai hingga penuh memerlukan waktu sekitar enam hingga delapan jam. Untuk mengantisipasinya, diberikan baterai cadangan yang bisa diganti secara manual dan cepat.
  6. Zero Motorcycle
    Zero Motorcycle merupakan salah satu merek motor listrik di Indonesia yang merupakan produk dari negara paman Sam atau Amerika Serikat. Motor ini mempunyai 4 model, yaitu FX, Zero S, Zero SR dan black forest DSR. Pada produk terbarunya, Zero menambahkan sistem cyper yang memiliki kemampuan update terhadap aplikasi smartphone di mana fitur ini sangat digandrungi para pengguna otomotif.
    Aplikasi cyper disebut juga dengan Next gen dan mempermudah pengguna untuk mengisi daya, melakukan pembaharuan serta melakukan diagnostik terhadap mesin motor. Dan yang paling asyik adalah Zero Motorcycle menurunkan harga jual untuk semua tipe. Jika di masa sebelumnya harganya adalah berkisar 16,5 ribu dolar AS, kini turun hanya 15,5 ribu dolar AS.
    Selain itu, variasi warna juga mulai ditawarkan bagi pengguna, di mana desain grafis yang baru juga mulai ditawarkan. Jika dirupiahkan, harga motor ini masih cukup mahal, dan layak dimiliki kalangan menengah ke atas, yaitu berkisar 180 sampai dengan 350 juta rupiah. Fantastis bukan? Akan tetapi bagi penggemar otomotif, nilai tersebut tidaklah besar. Dan mereka akan lebih suka untuk mengoleksi motor listrik ini dibanding dengan membeli barang lain.
    Demikian artikel mengenai motor listrik di Indonesia. Yuk berburu kendaraan listrik dan dapatkan harga terbaiknya.

Mempunyai motor besar menjadi impian banyak kalangan kaum pria terutama bagi pencinta motor maupun otomotif. Moge atau motor besar ini mempunyai gengsi serta kebanggaan tersendiri bagi siapapun yang memakainya. Apakah kamu termasuk bagian dari pencinta motor besar? Segera simak artikel tentang harga motor besar yang satu ini, sehingga dapat menentukan pilihan saat akan membeli motor besar.

Tahukah Kamu, Seperti Apa Motor Besar Itu?

Sebagian kalangan mengidentikkan bahwa motor besar diperuntukkan kalangan yang memiliki badan besar, tato sekujur badan, minum beralkohol serta yang berbau negatif lainnya. Tidak sedikit juga masyarakat Indonesia khususnya menyatakan hal tersebut dan mengimpretasikan hal-hal mengenai motor besar yang berkenaan dengan kekekarasan.

Menariknya meskipun mendapat stigma dari banyak kalangan, mimpi mempunyai motor besar setidaknya menjajal mulai tertanam di hati masyarakat. Apa sih sebetulnya yang disebut dengan motor besar? Motor besar maupun biasa juga disebut dengan motor gede, moge sebenarnya merupakan motor berklasifikasi 600 cc maupun lebih. Namun di masyarakat awam moge tersebut klasifikasinya yaitu motor Chopper maupun dikenal dengan motor yang bermerek Harley, pada umumnya pabrikan besar lainnya misalnya Honda, BMW, Suzuki mengeluarkan motor yang berkapasitas lebih maupun setara dengan Harley. Namun jajaran motor tersebut sering disebut dengan superbike atau motor balap daripada moge.

Jadi, sebetulnya apabila moge tidak hanya diidentikkan untuk motor satu merek saja. Trend motor besar tersebut berkembang dengan mandiri yang digolongkan oleh masyarakat Indonesia, hal demikian bisa dimaklumi. Karena harga motor besar tersebut dapat setara dengan satu rumah ukuran sedang. Gambarannya satu unit motor besar dengan tipe Eagle Road dibanderol harganya dengan mencapai harga 600 jutaan. Angka tersebut mencengangkan bukan? Belum biaya yang dikeluarkan rider motor besar untuk perawatannya. Sekali satu unit perawatan tersebut mencapai 2 jutaan hingga 3 jutaan.

Pembiayaan seperti demikian bisanya tidak dipikirkan oleh pengendara Harley. Meski dibanderol harganya mencapai selangit, peminat motor besar ini dapat dikatakan lumayan tinggi bagi ukuran negara yang berkembang misalnya Indonesia. Segmentasi secara jelas dari pengendara motor besar ini khususnya Harley kemungkinan merupakan paling banyak diburu, bisa dipastikan kalangan yang telah mempunyai Harley ini merupakan kalangan yang telah mencapai keuangan lumayan tanpa mengesampingkan hoby, cita-cita serta lainnya.

harga-motor-besar
Motor Besar

Motor Besar Memiliki Fans Fanatik Meski Harga Menjulang

Motor besar maupun disebut dengan moge atau motor gede mempunyai penikmat tersendiri umumnya kalangan hight class. Selain motor besar ini mempunyai harga yang fantastis serta performa mesinnya lebih premium, motor yang satu ini dapat memberi gengsi bagi pemiliknya. Motor besar tersebut secara eksklusif mampu dapat memberi sensasi yang berbeda dengan tampilan yang gagah futuristis serta keren.

Selain itu, dalam status sosial yang memiliki motor besar ini selalu dipandang memiliki kesuksesan, mengapa? Karena bisa membeli barang semahal dengan pajak tinggi. Harga motor besar tersebut dengan mesinnya yang berkapasitas 50 cc telah dibanderol sekitar diatas 100 juta serta beberapa lainnya dapat mencapai sekitar 1 miliar. Pembeli motor besar pada umumnya selalu menggunakan transaksi pembayaran cash.

Motor Besar Impian Banyak Kaum Adam Dengan Kelebihan Yang Fantastis

  • Gagah Dan Membuat Percaya Diri
    Motor besar mempunyai penampilan gagah serta stylish, sedangkan motor sport lebih menonjolkan ukuran, maskulin, desain serta spesifikasi khususnya. Tentunya jauh berbeda diantara keduanya. Selain itu, motor besar terlihat sangat keren saat digunakan karena motor jenis tersebut mampu memberi sensasi ketika dikendarai serta impresi secara khusus dari khalayak umum. Dengan mengendarainya secara otomatis pengendara akan merasa percaya diri dan gagah.
  • Tenaga Lebih Besar, Asyik Untuk Ngebut
    Motor besar memiliki keistimewaan terhadap tarikan kecepatannya. Selain itu, motor yang satu ini memiliki kapasitas mesin jauh sangat besar dan performanya lebih lincah serta gesit dan akselerasi yang andal. Sedang motor sport disenjatai oleh kopling maupun perpindahan gigi secara manual yang bisa membawa motor mencapai kecepatan secara maksimal.
    Bodi motor besar tentunya akan membuat motornya menjadi stabil serta penggunanya semakin terlihat keren sekali. Bodinya yang besar membuat pengendara lebih mudah menghindari genangan air maupun lubang yang terdapat di jalanan.
  • Stabil Ketika Dikendarai
    Mengendarai sebuah motor besar pasti dikenal dengan all in one, efisien dan tanggung ketika kondisi jalan mengalami macet karena pasti sangat membuat lelah pengendaranya karena beratnya motor diatas rata-rata dan secara berkala diharuskan menekan kopling.
    Meski demikian, motor tersebut bisa meliuk-liuk saat macet, menghadapi tanjakan, melintasi tikungan, stabil meski jalan berkelok sampai turunan yang tajam serta tidak memerlukan ruang banyak untuk parkir. Motor besar sudah didukung oleh teknologi suspense monocross kuat dan tahan banting serta di dukung oleh rem cakram pada roda belakang serta depan. Ketangguhan motornya memungkinkan membelah angin serta melaju tanpa hambatan sedikitpun.
    Sangat tepat jika pengendara menggunakan motor besar agar dapat melakukan touring maupun perjalanan jarak jauh dikarenakan ketahanan bodi serta mesinnya lebih baik dari motor biasa. Perawatannya tidak begitu kompleks meskipun konsumsi bahan bakar jauh sangat boros.
    Motor Besar Banyak Dicari Saat Ini Di Indonesia
    Perlu kamu ketahui, kini di Indonesia banyak kalangan yang mencari motor besar. Sehingga tidak sedikit kaum pria khususnya menggunakan kendaraan motor besar. Tidak hanya kaum pria, ada pula kaum wanita yang menggunakan motor besar, sehingga terlihat lebih sangar dan keren sekali. Karena pencinta motor besar tidak hanya pria saja, namun tidak sedikit pula wanita yang ingin menggunakannya meski terlihat jarang.
    Motor Besar Harga 100-125 Jutaan
  • BMW G 310 R
    BMW G310R merupakan besutan BMW bersegmen khusus bagi anak mudah pada Negara berkembang, salah satunya di Negara Indonesia. Motor besar ini mempunyai kapasitas mesin 313 cc bertipe 4 tak serta paling kecilnya dibandingkan pada seluruh lini BMW. Motor besar tersebut mempunyai karakteristik Eropa, bodi atletis, desain agresif, jarak sumbu pendek, dan sisi sampingnya sangat dinamis.
    Motor tersebut menerapkan pula teknologi dengan up side down yang memiliki warna emas sehingga mampu menghasilkan sensasi lebih menyenangkan serta DOHC saat mengendarai. Sistem pendinginannya berupa cairan dan telah menggunakan tipe CTSF yang bisa menjaga kestabilan motornya untuk banyak medan di jalanan.
  • Honda CBR500R
    PT AHM mengeluarkan produk terbaru yaitu Honda CBR500R dengan desain, teknologi serta fitur yang menawan. Dilengkapi pula dengan LED Head Light sehingga membuat penerangannya menjadi sangat tajam disertai LED Tail sehingga memiliki penampilan lebih mengagumkan. Motor yang satu ini pun dilengkapi oleh mesin dengan kapasitas besar dengan 500 cc, Twin Engine, DOHC Parallel dan Liquid Cooled.
    Itulah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai harga motor besar, yang mana kini semakin banyak diminati oleh kalangan masyarakat Indonesia. Karena kini tersedia pula dalam bentuk cash maupun kredit sehingga sangat meringankan beban pengendara dan siapapun bisa membelinya.

Jenis-Motor-Touring
Jenis-Motor-Touring | Foto: Liputan 6

Jenis Motor Touring

Motor touring ini mempunyai banyak jenis. Seperti motor klasik dan motor matic adalah dua contoh diantaranya. Di artikel ini, lu bisa menyimak kedua jenis motor touring tersebut bersama contoh-contohnya. Jadi, lu pun bisa tahu bentuk dua jenis motor tersebut dan lu pun jadi nggak bingung untuk beli salah satunya.

Touring — entah tourjib (tour wajib) atau tourgab (tour gabungan) —adalah sebuah keharusan. Apalagi, jika lu adalah seorang anak motor sejati. Touring nggak akan bisa kesampaian jika lu nggak punya motor touring yang asik. Jadi, sebelum ikutan touring, pastikan lu punya motor touring lu sendiri.

Tanpa banyak ngomong lagi, simak aja pembahasan di bawah sini:

Motor Touring Klasik

Pas kayak namanya, ini adalah motor touring yang bodinya klasik banget. Ada lima motor yang bisa dibilang motor touring klasik. Ke lima jenis motor itu adalah:

  1. Triumph Bonneville
    Temen-temen lu yang genk motor pasti kenal dengan motor yang satu ini. Motor keluaran Inggris ini mempunyai tampang yang dominan berwarna hitam. Untuk mesin, motor ini dibekali dengan tenaga sebesar 54 Hp/5.900 rpm.
    Tenaga segede itu bikin motor ini cocok banget untuk dipakai touring. Motor ini juga punya torsi sebesar 80 Nm yang bikin dia enak banget dipakai buat nanjak. Walau wajahnya terkesan klasik, namun motor ini dibekali dengan fitur-fitur yang modern dan canggih. Mulai dari ABS sampai speedometer yang modern banget.
  2. Royal Enfield 650 Interceptor
    Motor ini juga diproduksi di negara yang sama dengan Triumph: Inggris. Pabrik yang bikin motor ini konon udah ada sejak 1901. Cukup tua juga, ya?
    Soal mesin, motor touring ini dibekali 648 cc SOHC. Mesin ini punya sistem air-oil cooled yang bikin motor ini unya tenaga sebesar 47.65 Hp/7100 RPM. Ini yang bikin motor ini sangat cocok untuk dipakai touring ke mana aja.
    Yang bikin istimewa ini motor, bukan cuma mesinnya doang. Dari tampilannya juga terkesan rider friendly. Lu bakalan berasa kayak anak motor sejati, saat lu mengendarai motor ini buat touring bareng temen.
  3. Moto Guzzi V7
    Ciri khas dari motor ini adalah warna hitamnya yang dominan disekujur body, dengan mesinnya yang berjenis V-twin bor. Mesin itu punya tenaga 744 cc bersistem longitudinal mounted. Mesin itu bisa ngasilin tenaga sebesar 52 Hp/65 rpm, serta torsi sebesar 60 NM/4.900 rpm. Tentu akan membuat nyaman banget nih buat dipakai touring.
    Mesin itu makin maksimal dayanya berkat adanya OHV 2 valves pushrods dan rockers yang dibikin dari light alloy.
    Tampilan motor ini boleh aja klasik. Tapi, fitur-fiturnya sudah ada yang tergolong modern. Fitur-fitur itu adalah:
    a. Swing arm yang diberikan dari die cast light alloy.
    b. Velg dari lightweight alloy.
    c. Knalpot dengan 3-way catalytic converter dan double lambda probe.
    d. Rem depan dan belakang yang sudah dipakein stainless steel floating discs dengan bermbo caliper.
  4. Yamaha SR400
    Kalau lu memang pecinta Yamaha sejati, ini motor layak elu beli. Motor Yamaha satu ini bener-bener dibuat seklasik mungkin, mulai dari tampilan sampe fitur-fiturnya. Dua fitur yang bikin motor ini kerasa klasik banget adalah rem tromol dan selahan engkol. Persis kayak motor bebek atau motor jadul.
    Soal mesin, ini motor punya mesin dengan kapasitas 399 cc SOHC. Mesin ini punya katup bertipe single cylinder. Mesin ini bisa ngasilin tenaga 24 Hp/6400 rpm dan torsi 28 Nm/5.500 rpm.
  5. Benelli Imperialle 400
    Persis kayak motor besutan Yamaha sebelumnya, motor ini juga punya tampilan yang betul-betul dijadulin. Ini bisa dilihat dari adanya aksen krom yang ada di hampir tiap sudut, lampu yang bulet bentuknya, ampe mesin yang masih pake pendingin udara.
    Motor yang sempat dipamerin di EICMA Milan 2017 ini punya mesin SOHC single dengan culinder 373,5 cc. Mesin ini punya fuel–injection yang mampu menghasilkan tenaga 19 Hp/5.500 rpm dan torsi 28 Nm/3.500 rpm. Kecepatan mesin itu semakin ciamik berkat adanya 5-speed gearbox yang sudah lulus Euro 4. Cocok banget nih dipake touring bareng temen-temen dengan kecepatan yang yahud dan mantap.

Motor Touring Matic

Persis dengan namanya, ini adalah jenis motor touring dengan isian mesin matic. Jangan minder untuk memakai motor ini. Soalnya, sekarang sudah banyak orang dan komunitas yang sudah pake motor jenis ini untuk touring. Apalagi, motor touring matic sekarang sudah memiliki sejumlah fitur yang bikin nyaman untuk dipakai touring.
Ada tiga motor touring matic yang bisa lu pilih untuk dibeli salah satunya. Tiga motor touring matic itu adalah:

  1. Yamaha Lexi
    Dari tampangnya, lu bakal ngira kalau ini adalah Yamaha Nmax. Ini nggak lepas dari tampilannya yang mirip dengan salah satu jenis motor Yamaha tersebut. Yang membedakan Lexi dengan Nmax adalah mesinnya yang punya kapasitas 125 cc, dan adanya teknologi Bluecore di dalam mesin tersebut.
    Dengan adanya Bluecore bikin motor ini hemat tenaga. Cocok nih buat lu yang pengen punya motor touring yang hemat bahan bakar. Selain hemat bahan bakar, motor ini juga mempunyai jok dan pijakan yang gede, sehingga lu pun jadi nyaman saat pake motor ini.
  2. Honda Vario 125/150 CC
    Sama kayak motor sebelumnya, motor ini juga hemat bensin. Selain hemat bensin, motor ini juga bisa nampung bahan bakar hingga sebanyak 5,5 liter. Kalau lu kepengin touring dengan jarak yang jauh banget, motor ini bisa jadi pilihan yang tepat. Soalnya, ini motor bisa melaju sejauh 46,9 km/l hingga 51,7 km/l, jadi sangat irit.
    Motor ini juga cocok banget untuk lu yang mau touring sambil bawa barang banyak. Soalnya, ini motor punya bagasi yang luas, sehingga lu bisa menyimpan barang sebanyak mungkin.
  3. Suzuki Burgman 200
    Motor ini juga cocok buat lu yang pengen pakai motor yang hemat bensin, serta bisa diajak touring dengan jarak yang jauh. Ini nggak lepas dari kapasitas mesinnya yang nyampe 200 cc, dan tangkinya yang bisa nampung 10,5 liter bahan bakar.
    Secara bodi, motor ini cukup gede. Kendati gitu, lu tetep bisa bawa ini motor dengan baik dan nyaman. Motor ini juga tangguh, sehingga bisa dipakai di segala jenis medan. Nggak Cuma cocok dipakai sebagai motor touring, ini motor juga cocok dipakai oleh kalangan profesional. Hal itu nggak lepas dari desain bodinya yang begitu stylish dan elegan.
    Di pasaran, motor touring matic ini lumayan dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Sebanding dengan kapasitas dan kelebihan yang ada pada motor ini.

Itu dia pembahasan soal jenis motor touring. Semoga bisa ngebantu lu buat nambah wawasan soal motor touring. Atau, juga bisa bantu lu bila nanti lu beli motor buat touring.

Ngomong-ngomong, lu ada acara touring bareng temen-temen, nggak? Atau, lu justru pernah punya pengalaman touring yang nggak bisa dilupain? Apapun itu, yok cerita ke kita lewat kolom komentar di bawah!

Freestyle Motor Indonesia
Freestyle Motor

Serba-Serbi Freestyle Motor Indonesia Yang Wajib Lo Tahu

Lo yang baru mendalami dunia freestyle motor Indonesia wajib baca artikel ini. Soalnya, di sini lo bakal nemuin serba-serbi dunia freestyle motor Indonesia. Mulai dari tokoh-tokohnya yang terkenal, asosiasi atau komunitas yang menamngpunya, ampe tips-tips penting buat jadi freestyler di Indonesia.

Nggak perlu basa-basi lagi, langsung aja lo baca semuanya di bawah sini!

Tokoh Freestyle Motor Indonesia

Semakin populernya freestyle motor Indonesia, semakin banyak pula tokoh atau pelaku kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya merupakan stunt rider. Adapun beberapa di antaranya yang harus lo tahu adalah:

  1. Wawan Tembong

Nama stunt rider satu ini amat beken dikalangan freestyle motor Indonesia. Pria bernama asli Wawan Jarwanto ini udah pernah juara di berbagai ajang. Salah satunya adalah sepasang gelar di ajang Long Stoppie Open dan Big Bike Class.

Selain tetap rajin ikut kompetisi, pria yang akan berusia 31 tahun ini juga sudah punya sekolah sendiri. Wawan Stunt School adalah sekolah yang dimaksud. Kalau lo mau jadi freestyler seperti Wawan Tembong, lo bisa masuk ke sekolah tersebut.

FYI, pria kelahiran Ampel ini ternyata pernah ditawari jadi Stunt Rider Jokowi di Asian Games kemarin, loh! Sayangnya, karena satu dan lain hal, tawaran itu pun tidak kunjung diambil sama doi.

  • Wahyu Nugroho

Doi adalah adik dari Wawan Tembong. Doi ini adalah freestyler dan stunt rider yang cukup belia. Umur doi sendiri kini udah 17 tahun. Walau masih belia, doi udah sering ikutan sejumlah kompetisi lokal dan internasional.

Burapa Battle 9 di Thailand adalah salah satunya. Di ajang itu, doi berhasil meraih juara ketiga. Setahun terakhir ini, doi udah nggak lagi main di ranah stunt ride dan freestyle motor. Kini, adik Wawan Tembong itu udah mulai fokus di ranah road race. Dan ajang Underbone 150 ARRC 2019 yang pernah diikutinya kemarin adalah buktinya.

Ada beberapa alasan mengapa doi mulai berani masuk ke ranah road race. Salah satunya adalah tawaran dari pihak YRI.

  • Reza SS

Freestyler bernama Reza Syadri Sihombing adalah pelopor freestyler Indonesia yang go internasional. Salah satu ajang internasional yang pernah doi ikuti adalah Motul Internasional Stunt Fest 2017 yang sukses dimenangi oleh doi. Salah satu kelebihan doi adalah mampu beratraksi di atas KTM 390 full modifikasi.

Meski tergolong senior, doi rupanya humble banget, lho. Buktinya, doi sempet bawa empat freestyler pemula di Indonesia ke luar negeri. Keempatnya dibawa untuk menimba ilmu di beberapa kompetisi luar negeri yang saat itu digelar. Dan demi keempatnya, doi sampai rela lho nggak ikut kompetisi apapun. Gokil!

  • Ghani Grimaldi

Freestyler satu ini juga cukup berprestasi di kancah internasional. Buktinya, doi berhasil dapet podium di Burapa Battle Stunts 9 yang dilaksanain di Thailand dua tahun lalu. Tak hanya di luar, di negara sendiri pun doi juga berprestasi.

Salah satu buktinya adalah doi selalu juara stunt ride nasional kategori Pro Sport Bike hampir tiap tahunnya. Ada beberapa motor yang jadi gacoan doi untuk menangi kompetisi. Yamaha MT-25 dan YamahaYZF-R6. Khusus yang pertama, doi rajin banget pake itu motor di kompetisi nasional. Dan hasilnya, doi pun jadi sering banget juara

Saat ini, doi masih tergabung di Loenpia Xtreme Stunt Team Semarang.

Asosiasi Atau Komunitas Yang Terkait Freestyle Motor Indonesia

Di Indonesia, udah ada beberapa asosiasi atau komunitas yang nampung para freestyler Indonesia. Mereka ada yang cakupannya daerah dan juga ada yang udah nasional. Lo bisa gabung ke salah satunya bila lo mau.

Selain dapet temen baru, lo juga bisa dalemin ilmu freestyle kalo ikut asosiasi atau komunitas. Kalo lo bingung harus ikut ke mana, nggak usah khawatir. Kita bakal ngasih lo beberapa asosiasi atau komunitas freestyle yang tergolong beken di Indonesia. Entah yang skalanya daerah maupun nasional.

Daripada gue makin banyak omong, mending lo simak aja langsung nama-namanya di bawah sini:

  1. Indonesia Stunt Ride Association (ISA)

Dari namanya aja lo udah bisa nebak kalo ini adalah asosiasi stunt ride atau freestyler berskala nasional. Di asosiasi ini, lo bakal kenalan ama para freestyler dan stunt rider yang udah pro. Lo juga bisa belajar banyak soal freestyler dari mereka kalo lo gabung asosiasi ini.

Kabar baiknya, ini asosiasi udah punya sekolah freestyle sendiri. sekolahnya sendiri bisa diikuti siape aje. Entah mereka yang udah ikutan komunitas freestyle sebelumnya, atau orang awam yang tertarik belajar freestyle ke orang yang pro.

Elu bakal belajar teknik-teknik dasar bila elo sekolah di sana. Wheelie, stople, acrobatic, dan burnout adalah empat di antaranya.

  • Loenpia Xtreme Semarang

Ini adalah komunitas freestyle yang basisnya ada di Semarang. Lo yang tinggal di itu kota dan sekitarnya sabi banget untuk gabung ke itu komunitas. Di bahasan sebelumnya, gue udah sebutin kalo kominitas ini beranggotakan salah satu freestyle nasional kenamaan, yaitu: Ghani Grimaldi.

Lo juga bisa belajar sejumlah teknik dasar freestyle bila ikut komunitas ini. Selain Ghani, komunitas ini juga udah ngirim beberapa anggotanya ke banyak kejuraan. Hasilnya nggak ngecewain. Empat di antara anggota komunitas ini udah menang piala dari ajang-ajang internasional. Entah itu yang ada di Ceko atau yang ada di Thailand.

Tips Belajar Freestyle

Sebelum nutup ini artikel, gue bakal ngasih beberapa tips belajar freestyle. Tips-tips ini bisa lo terapi saat lo pengen belajar freestyle sendirian. Tips-tips yang gue maksud adalah:

  • Cari jalanan yang lurus atau lapangan yang aman. Gue saranin untuk pilih jalanan yang udah dipakein aspal.
  • Usahain untuk nggak ngelakuin latian freestyle di jalanan umum. Ya kali!
  • Sebelum pake motor, lo bisa latian pake sepeda ontel dulu. Lo bisa praktekin beberapa teknik dasar lewat sepeda itu ampe lancar. Kalo udah, baru deh lo latian pake motor.
  • Untuk motor, gue saranin untuk pake motor bebek. Dan kalo lo latian pake tuh motor, lo harus setting gigi motornya ke gigi satu dan motornya lo majuin 20 km/jam.
  • Pastiin badan lo agak bungkuk ke depan. Ini harus lo lakuin agar badan lo nggak berat saat praktekin sejumlah teknik freestyle.
  • Kalo lo udah mulai jago, lo bisa nambahin kecepatan motor lo. Tapi jangan kenceng-kenceng, ye. Entar lo cilaka lagi!

Ntu dia bahasan soal serba-serbi freestyle motor Indonesia yang wajib lo tau. Semoga lo tambah pinter dan ngerti soal dunia freestyle di Indonesia. Kalo lo punya pertanyaan soal freestyle atau ada hal yang mau lo diskusiin, jangan lo simpen sendiri.

Mending lo kasih tau kita di kolom komen. Ya, nggak?