Sering Ganti Merk Oli, Adakah Efeknya?

Posted on

Apa Efeknya Bila Kamu Sering Ganti Merk Oli Motor?

Sering Ganti Merk Oli, Adakah Efeknya?

Bila kita bertanya kepada masyarakat awam, pasti mereka menyebutkan kalau sering ganti merk oli motor tidaklah baik. Mengapa? Sebab hal ini mampu membuat kinerja mesin motor tidak lagi optimal. Nah, benarkah hal itu?

Menurut Ex Coordinator Product Development Specialist Pertamina Lubricants, Mia Krishna, menyebutkan bahwa yang dikatakan oleh masyarakat tersebut berupa mitos. Lah, kok bisa? Disebutkan bahwa teknologi pada pelumas memiliki material relatif sama di dalamnya. Teknologi pelumas mesin sepeda motor ini dibuat berdasar base oil baku aditif yang sudah berkaitan satu sama lain, otomatis ketidak cocokan seperti yang disebutkan masyarakat awam tidak akan terjadi.

Produsen motor memang tidak akan menyarankan pengguna sepeda motor gonta-ganti merek tertentu dan ini baik untuk dipatuhi. Tujuannya juga demi keamanan dan kenyamanan penggunaan sepeda motor.


Setiap produsen motor yang kita beli, pasti memiliki saran oli apa yang terbaik buat motor kita. Maka terapkanlah. Teknologi pelumas mesin industri hingga saat ini memiliki bahan baku cukup bervariasi, jadi bila kamu ingin berganti merek oli, hal pertama yang dilakukan adalah pembilasan. Tujuannya agar terhindar dari efek samping ketidakcocokan secara kimiawi pada sepeda motor.

Efek Sering Gonti Merk Oli Motor

Hingga saat ini, jenis dan merek oli yang beredar dipasaran sangatlah banyak. Berbagai jenis diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna motor. Sebut saja oli mineral, oli sintetik, semi sintetik, dan masih banyak lainnya. Ketika kamu hendak membeli oli motor, pastikan oli tersebut sesuai dengan kendaraan yang kamu miliki. Biasanya sepeda motor keluaran terbaru memilih untuk menggunakan oli yang kekentalannya 10w40 agar pembakaran yang dihasilkan sempurna.


Tapi perhatikan terlebih dahulu jenis oli yang sebelumnya direkomendasikan oleh pabrikan agar tidak memiliki masalah ke depannya. Jangan sampai bermasalah ke depannya karena keseringan mengganti oli dengan merek berbeda. Lantas, apa saja efek yang dihasilkan bila keseringan gonta-ganti oli motor?

• Mesin Panas

Keseringan gonta-ganti oli motor menyebabkan mesin cepat panas. Mengapa? Sebab oli baru yang digunakan memiliki kandungan berbeda dengan oli sebelumnya yang telah digunakan. Ketika oli baru dan lama bercampur, muncullah reaksi kimia dari berbagai jenis bahan lain sehingga mesin menjadi overheat. Hanya saja saat ini sudah ada teknologi yang mampu melindungi mesin sepeda motor dari gesekan.

Namun perlu diingat, mesin panas pada sepeda motor bukanlah hal baru. Hal ini lumrah terjadi. Yang pasti, setiap merek oli memiliki bahan, formula, dan karakteristik berbeda. Sehingga saat dicampur, akan muncul senyawa baru yang mampu mengurangi kinerja oli saat mesin dilumasi.

• Timbulnya Endapan Dan Kerak

Bahan atau senyawa campuran oli baru dan lama juga dapat menimbulkan kerak. Semakin lama dibiarkan maka ia akan menumpuk semakin banyak, alhasil kinerja mesin akan menurun. Oleh sebab itu, semakin sering gonta-ganti oli mesin dengan merek berbeda, kamu wajib melakukan pembersihan oli sekaligus flashing pada mesin. Memang melakukan pembersihan oli dan flashing membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Cara kerjanya adalah dengan mengganti oli lama dengan merek baru, lalu menghidupkan mesin agar oli baru menyebar secara menyeluruh. Selanjutnya buang oli yang sudah digunakan, masukkan lagi oli baru supaya oli lama bersih. Tujuannya agar resiko buruk tidak muncul.

Solusi lain supaya tidak merogoh kocek terlalu dalam adalah dengan menggunakan kendaraan selama beberapa jam, misalnya kurang dari 1.000 km. Lalu ganti oli dengan yang baru. Hanya saja bila efek yang ditimbulkan tidak baik, maka kamu wajib mengganti dengan oli merek terbaik. Setelah mengalami test pada laboratorium, bisa diperkirakan mencapai 12 ribu km untuk mobil dan 5 ribu km untuk sepeda motor. Kamu juga bisa mengganti oli kendaraan di bengkel terpercaya agar oli yang diberi pada sepeda motor memiliki kualitas terjamin.

http://Sering Ganti Merk Oli, Adakah Efeknya?

• Beda Merek Boleh, Namun Lakukan Hal ini Terlebih Dahulu

Bila kamu ingin mengganti merek oli dengan lain maka bawalah sepeda motor menuju bengkel. Selanjutnya kuras oli yang ada pada mesin. Baru, isi motor dengan oli baru sesuai dengan merek yang diinginkan. Setiap oli memiliki tingkat kekentalan berbeda, jadi tidak masalah bila dicampur. Setiap merek memiliki cara berbeda dalam membuat oli, formula, dan karakteristik di dalamnya. Jadi, bila ingin diganti dengan merek lain maka buang oli lama hingga terkuras habis.


Setiap merek, pasti memiliki bahan dan formula berbeda satu sama lain. Sayangnya semakin banyak pilihan merek oli, pengguna sepeda motor malah dibingungkan. Tapi untuk memudahkan pemilihan oli, kamu bisa mencari berbagai referensi melalui internet atau bertanya kepada mereka yang sudah ahli dibidang tersebut.


Jenis oli juga sangat beragam seperti yang telah disebutkan di atas, seperti oli mineral, oli sintetik, atau oli semi sintetik. Setiap jenis oli memiliki kekentalan berbeda satu sama lain. Untuk mendapatkan oli terbaik, bisa dicoba satu persatu sehingga memudahkan pengguna sepeda motor memilih yang terbaik.

Dari artikel ini sudah bisa disimpulkan bahwa sering ganti oli motor memiliki dua sisi, yakni plus minus. Sebagai pengguna sepeda motor, kamu bisa menentukan mana yang terbaik bagi sepeda motormu. Tentu tidak ada pengguna sepeda motor yang ingin motornya rusak dalam waktu cepat. Jadi, jagalah kendaraanmu sebaik mungkin. Ganti oli bila memang sudah waktunya dengan kualitas terbaik. Untuk memperoleh kualitas terbaik, cari referensi agar mendapatkan jenis oli terbaik.

Selain dari produsen motor, kamu juga bisa mendapatkan referensi melalui internet. Saat ini sudah banyak informasi bertebaran seputar oli terbaik di Indonesia. Tinggal kita memilah mana yang terbaik. Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu seputar oli terbaik ini melalui tukang bengkel yang sudah profesional dibidang ini. Biasanya mereka mengetahui mana yang terbaik untuk sepeda motor yang kita gunakan.


Jangan terlalu mudah terlena untuk gonta-ganti merk oli motor, sebab hal ini dapat membuat sepeda motormu cepat rusak. Satu jenis dan merek oli motor saja, namun dapat dipastikan kualitasnya. Rawat sepeda motormu dengan baik, agar fungsinya tetap baik setiap saat. Semakin kamu pintar merawat motor, semakin tahan lama dan awet sepeda motor yang kamu miliki.


Setiap pengguna sepeda motor pasti ingin motornya tetap awet meskipun telah digunakan bertahun-tahun. Apakah itu mungkin? Tentu saja mungkin. Semua tergantung pribadi kita sebagai pengguna sepeda motor. Mampukah kita merawatnya? Mampukah kita memberikan pelayanan terbaik? Kalau orang lain bisa, mengapa kita tidak?


Karena biasanya sering ganti merk oli motor dianggap sepele namun efeknya luar biasa ke depannya. Jangan sampai melakukan hal yang membuatmu menyesal di kemudian hari. Kalau bukan kamu yang merawat sepeda motormu, siapa lagi? Jangan tunggu rusak baru memperbaiki.


Nah, selamat berkendaraan dengan nyaman dan aman untuk selalu kamu perhatikan kondisi olinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *