Bingung Memilih Ban Bekas Layak Pakai? Begini Tips Memilih Ban Bekas Yang Masih Layak Pakai.

RacingKing – Ban merupakan salah satu bagian terpenting pada sepeda motor. Bayangkan sepeda motor tanpa adanya ban. Tentu tidak akan berfungsi dengan baik bukan? Seiring dengan lamanya pemakaian sepeda motor, tentu saja ban juga akan semakin tipis dan berkurang kinerjanya. Untuk mengganti ban baru, butuh dana yang tidak sedikit. Itulah alasannya mengapa ban bekas dapat menjadi salah satu pilihan alternatif. Jangan bingung, beginilah tips memilih ban bekas yang akan kami sajikan.

Asal bisa memilih, ban bekas yang masih layak pakai tentu dapat menjadi sebuah alternatif pilihan. Dan tidak akan membuat masalah menjadi makin besar. Agar ban sepeda motor awet baca juga tips merawat ban motor.

Saya sendiri memiliki pengalaman dalam memilih ban motor bekas layak pakai. Biasanya pengguna motor membeli ban bekas karena faktor keuangan. Ada juga yang disebabkan karena kondisi yang memang sudah tidak memungkinkan dan karena sudah tidak ada ban baru. Misalnya terjadi pecah ban pada waktu malam hari dan sudah tidak ada toko atau bengkel yang jualan ban baru.

Memang bila ingin membeli ban baru, pasti harganya mahal. Apalagi untuk ban motor gede. Belum lagi bagi pecinta motor gede dengan segala jenis aksesorisnya. Ban harus dimodifikasi hingga gahar agar terlihat lebih keren. Tentu masih banyak lagi aksesoris yang harus ditambahkan pada ban. Sebut saja pada bagian kaki-kaki motor di ban.

Membeli ban motor bekas sebenarnya tidak masalah, asal kualitasnya masih bagus. Sebut saja merek ban Pireli, Avon, Michelin, Metzeler, Battlax, hingga Dunlop. Biasanya jenis ban bekas motor ini masih menjadi pilihan pecinta motor di pasaran.

Menggunakan ban motor bekas sebenarnya kurang aman, dan tidak dapat menjamin keselamatan pengendara motor saat berkendara. Itulah alasannya mengapa ban bekas harus sangat diperhatikan kualitasnya. Terkadang ban tampak baru dari luar, namun buruk di bagian dalamnya. Jadi, kamu harus mengecek ban bekas yang hendak dibeli sebaik dan seteliti mungkin.

Fungsi Ban Pada Sepeda Motor

Sebenarnya apa saja sih fungsi ban sepeda motor itu? Mengapa bagian ini sangat penting sekali? Sebab ban memiliki fungsi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan dan sekaligus keselamatan pengendara saat mengemudi. Ada banyak jenis ban yang populer di Indonesia. Untuk harganya pun ada bermacam-macam, mulai dari yang murah hingga harga yang jutaan.

Berikut ini beberapa fungsi ban sepeda motor agar lebih dipahami.

  1. Penahan Beban
    Salah satu fungsi ban adalah penahan beban. Hal ini berkaitan dengan beban kendaraan bermotor dengan komponen yang sangat banyak. Sebagai penahan beban, ban motor ini harus diperhatikan tekanan angin di dalamnya. Bila tekanan angin kurang, ban tak dapat melakukan kinerja dengan baik alias kempes. Pastikan tekanan angin di dalam ban sesuai dengan ban motor yang kamu pilih. Dengan demikian, ban motor akan beroperasi dengan baik.
  2. Peredam
    Guncangan yang terjadi pada jalanan biasanya diredam oleh suspensi, namun sebelumnya diredam dulu oleh ban sebelum diteruskan pada suspense. Tekanan angin turut serta berpengaruh. Oleh sebab itu, wajib menyesuaikan standar tekanan. Ban yang dapat meredam sekaligus menahan guncangan salah satunya ban bertipe radial. Jadi, perhatikan tipe ban motor saat hendak mengemudi sepeda motor.
  3. Penerus Tenaga Dari Mesin
    Ban juga bisa dijadikan sebagai penerus tenaga mesin. Itu sebabnya hal ini berkaitan dengan kinerja sekaligus daya saat mengerem. Oleh sebab itu, kualitas ban harus mampu mendukung kinerja motor supaya lebih tangguh dengan daya cengkram ban motor pada aspal.
  4. Menentukan Kontrol Kemudi
    Fungsi ban lainnya adalah menentukan control kemudi. Hal ini berkaitan dengan kemampuan motor sekaligus memastikan kestabilan saat berkendara. Ketika ban tak lagi baru alias aus, maka kamu wajib mengganti agar kinerja ban motor harus segera diganti. Bila ban lama tetap dipertahankan, hal ini bisa membuat ban tergelincir pada jalanan licin, basah, dan berbatu.
Tips Memilih Ban Bekas
Tips Memilih Ban Bekas

Tips Memilih Ban Motor Bekas

Setiap orang khususnya pengguna sepeda motor, pasti memiliki pertimbangan saat membeli ban, apalagi ban bekas. Pastikan kualitasnya terjamin dengan harga yang cukup terjangkau. Konsumen harus pintar dan cermat dalam memilih, agar ban yang diperoleh sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Sebelum membeli ban bekas, ada beberapa tips memilih ban motor bekas yang patut diketahui. Apa saja? Silakan simak poin-poin di bawah ini.

• Tampilan Fisik
Hal pertama yang wajib diperhatikan adalah tampilan fisik ban. Alur dan serat komponen tidak boleh rusak. Jika ada rusak walaupun kecil, kinerja ban tidak akan stabil bahkan bila kamu melakukan pengisian angin berkali-kali. Perhatikan pula struktur ban bekas. Biasanya struktur utama ban terbuat dari serat kawat yang disebut belt.

Fungsinya adalah membuat ban berbentuk bulat agar bergulir dengan baik. Membeli ban bekas yang telah rusak strukturnya sangat tidak dianjurkan. Ban bekas tidak sempurna contohnya adalah terdapat beberapa bagian bergelombang pada sisinya. Untuk mengecek, tidak bisa kamu lakukan secara langsung. Ban harus dipasang lalu diputar terlebih dahulu. Saat ini, kamu akan mengetahui ban bekas masih bagus atau tidak. Jadi, sangan sampai kecolongan dalam melihat tampilan fisik ban bekas.

• Tidak Memilih Ban Vulkanisir Atau Rekondisi

Ban vulkanisir atau rekondisi merupakan ban gundul yang kemudian diperbaiki alurnya hingga terlihat seperti ban baru. Membeli ban jenis ini memang hemat di kantong karena sangat murah dibanding ban lainnya. Padahal ada banyak kelemahan ban jenis ini, salah satunya mudah meletus. Mengapa demikian? Sebab ban jenis ini telah ditambahi karet pelapis dengan proses pemanasan yang tidak akan bisa menyatu seperti ban yang baru keluar dari pabrik.

Ban ini juga tidak akan tahan panas, dan lapisan ban lebih mudah lepas. Ban vulkanisir asli sebenarnya bisa dilihat secara langsung. Pada bagian samping, kembang ban vulkanisir tidak akan menyatu. Terdapat pula garis tipis serupa karet tempelan yang telah disatukan. Untuk harga memang lebih murah dibandingkan dengan ban asli walaupun bekas.

Manager Technical Service PT Gajah Tunggal Tbk, Dwi Triono, menyebutkan bahwa untuk membedakan ban hasil vulkanisir bisa dilakukan cara berikut.

  • Ban Indikator TWI (Tread Wear Indicator) ditandai kode logo segitiga pada pinggir yang dekat dengan tapak ban. Terdapat enam logo segitiga yang mengarah pada tonjolan antara alur ban. Saat tonjolan telah sejajar dengan alur ban, biasanya ban sudah aus alias tak baik lagi untuk digunakan.
  • Ban vulkanisir biasanya dibuat hasil baru dengan cara diukur agar tonjolan TWI yang terdapat pada kembangan ban menjadi hilang. Sehingga saat membeli ban bekas, bagian ini wajib diperhatikan. Bila tidak ditemukan, sudah pasti ban direkondisi.
  • Pastikan Umur Ban

Umur ban wajib diperhatikan sebagai tips memilih ban motor bekas. Dengan mengetahui umur ban, juga bisa melihat kode pada dinding ban. Untuk apa kode ini? Untuk mengetahui umur sekaligus tahun produksi ban, sekaligus berbagai informasi ban tersebut. Karena ban juga memiliki masa kadaluarsa, maka hal ini sangat penting sekali untuk diperhatikan. Biasanya batas kadaluarsa ban tiga tahun sejak diproduksi atau telah menempuh jarak kurang lebih 60.000 km.

Nah itulah beberapa tips memilih ban bekas yang bisa dijadikan referensi. Jangan sampai salah pilih ban motor bekas, sebab hal ini berpengaruh pada keselamatan kamu saat berkendara. Bila kamu belum bisa memastikan ban motor bekas layak pakai, minta tolonglah pada orang terdekat yang paham akan hal ini.

Kamu Harus Kenal Lebih Dalam Soal 3 Merek Ban Motor Terbaik            Ini

RacingKing – Kenyamanan berkendara salah satunya dipengaruhi oleh faktor ban. Bisa dibayangkan bagaimana jika ban motor terbuat dari kayu padat yang keras? Pasti sangat tidak nyaman dan akan menyakitkan tubuh bukan? Ya, ban motor mampu memberikan kenyamanan saat kendaraan melaju.

Pada waktu ban motor berkurang anginnya atau mengalami kebocoran, selain susah jalan rasanya juga sangat tidak enak. Pernahkah kamu naik pedati yang menggunakan ban berisi sumpalan karet padat? Rasanya keras dan goncangan jalannya sangat terasa sekali, sehinga membuat tubuh sakit dan pegal.

Untuk membeli ban motor yang bagus, kalian perlu mengenal merek ban motor terbaik. Kriteria baik di sini tentu saja tidak mutlak. Pertama,  harus berkualitas tahannya,  awet dan tidak mudah pecah. Untuk ban basah seyogyanya mempunyai alur tebal tetapi terbuat dati karet yang lunak dan tidal terlalu keras. Ban dalam motor juga kuat dan elastis tidak mudah pecah.

Bagi ban tubeless juga mudah untuk diisi pelapis pada saat terjadi kebocoran. Ban yang bagus memiliki ukuran standar yang bisa disesuaikan dengan pelek motor. Kemudian ukuran permukaan pelapak juga standar sesuai dengan motornya. Bagi yang senang berpetualang di medan off road sebaiknya menggunakan ban motor khusus off road dan ada terdapat beberapa kriteria yang pas untuk ban motor yang berkualitas.

Sekarang yuk kita cari tahu apa saja merek ban motor terbaik.         

1. Battlax

Battlax merupakan salah satu merek ban motor terbaik yang dibuat oleh Bridgestone. Perusahaan Bridgestone sudah sangat dikenal sebagai perusahaan otomotif dan pembuat ban mobil di dunia. Namun ternyata Bridgestone tidak hanya memproduksi ban mobil saja melainkan juga ban motor. Bahkan ban motor keluaran perusahaan kelas kakap ini sering digunakan pada motor yang dipakai untuk ajang pertandingan dunia bergengsi seperti Motogp.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1931 dan bermarkas di Jepang ini memang memiliki impian memberikan kenyamanan berkendara lewat ban. Ban produksi Bridgestone melalui proses uji yang berkualitas hingga ditemukan kenyamanan prima bagi penggunanya. Battlax terdiri atas berbagai tipe, antara lain Battlax hypersport, Battlax Radial, Battlax racing. Battlax exedra mac dan Battlax bias.

Teknologi merek ban motor terbaik ini sangat mutakhir dan tidak dijumpai di ban motor merek lainnya. Yang paling bagus dari Battlax adalah BT92. Teknologi yang dikembangkan adalah MS-belr dan DTC. Teknologi ini dapat secara optimal membawa kendaraan melaju pada arena yang basah tanpa khawatir jatuh ataupun mengalami selip.

Sayangnya ban Battlax masih cukup mahal harganya, yaitu mencapai kisaran satu juta Rupiah. Buat kalian yang hobi berkompetisi, sebaiknya beli ban tipe R10. Sangat nyaman untuk melalui tikungan tajam. Hanya saja harga Battlax R10 ini cukup mahal,  yaitu Rp. 1,7 juta rupiah. Untuk yang gemar melakukan touring bisa memilih tipe BT-45 yang dilengkapi teknologi sports sact, yaitu teknologi yang menghasilkan laju motor kencang tetapi tetap stabil.

Merek Ban Motor
Merek Ban Motor

2. IRC (Inoue Rubber Company)

Ban motor buatan dalam negeri IRC (Inoue Rubber Company) yang diproduksi oleh PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) bekerja, sama dengan Inoue Rubber Co Ltd merupakan salah satu merek ban motor terbaik. Perusahaan produsen ban motor IRC ini terletak di Wisma Hayam Wuruk Lantai 10, Jalan Hayam Wuruk Nomor 8. Terdapat aneka varian untuk jenis ban motor merek ITC.  Mulai dari ban motor matic, trail, motor bebek, motor kompetisi dan juga untuk motor sport.

Bagi para pembalap,  ban motor merek ini sudah sangat dikenal. Adapun harganya cukup beragam mulai dari yang termurah Rp. 100 ribu hingga yang mahal seharga Rp. 600 ribu.  Bagi kalian yang senang dengan kompetisi,  dapat membeli ban motor IRC dengan tipe ban Fasti. Tipe Fasti juga terdiri atas berbagai jenis dan memiliki ukuran yang berbeda-beda.  Untuk tipe Fasti 1 dengan ukuran ban 110/70-17 memiliki harga Rp. 603.500. Adapun tipe Fasti 1 dengan ukuran 130/70-17 memiliki harga Rp. 560.000.

Tipe Fasti 2 mempunyai kisaran harga Rp. 380 ribi sampai dengan Rp.  420 ribu. U tuk Fasti pro mempunyai Kisaran harga Rp 250 ribu hingga Rp 375 ribu. Untuk Speed king, harga berkisar dari Rp. 250 ribu sampai dengan Rp. 380 ribu. Para pembalap motor Indonesia pada umumnya menggunakan Fasti 1. Kelebihan Fasti 1 adalah memiliki komponen canggih yang mampu mencengkeram sehingga motor dapat aman ketika melalui jalan menikung. Adapun harga Fasti 1 series hanya sekitar Rp. 200 ribuan.

Untuk motor sport dan bebek menggunakan tipe Enviro NR91 tubeless, Exato NR 88 dan NF66. Harga paling murah adalah Enviro NR91 dengan ukuran ban 70/90-14 yaitu hanya Rp. 127 ribu. Pengguna paling gemar dengan IRC enviro NR91 series yang dilengkapi fitur non aromatic oil, juga anti selip sehingga sangat aman dan nyaman. Untuk motor matic menggunakan tipe enviro NR91, NF59, NF66 Tubeless. NF59 adalah yang paling murah, yaitu hanya Rp. 120 ribu. Paling mahal SCT-004 yang mencapai Rp. 300 ribu.

Merek ban motor terbaik IRC untuk matic adalah tipe MB67 Series karena dilengkapi dengan telapak ban dengan permukaan kuat sehingga saat motor direm akan tetap stabil dan tidak oleng. Untuk motor Vespa, digunakan tipe MB520M yang mempunyai desain unik dan daya cengkeram tinggi sehingga laju kendarai menjadi stabil. Kemudian untuk motor trail, ban motor IRC yang direkomendasikan adalah GP-22R yang mempunyai performa tangguh pada medan sulit dan berbatu.

3. Dunlop

Sebagai pemain ban motor berkualitas, Dunlop telah mampu menginovasi produknya untuk bersaing di merek ban motor terbaik kelas dunia. Ban merek ini memiliki beragam tipe dan kegunaan pada aneka jenis motor. Berbeda dengan ban motor merek lainnya, Dunlop mencoba hadir untuk memeriahkan dan menceriakan jalanan dengan warna warni yang unik.

Mungkin Dunlop bisa dikategorikan sebagai ban motor dengan tampilan paling unik. Di dalam menghadapi aneka pesaing dan masalah resesi, Dunlop juga mampu menawarkan harga lebih terjangkau dengan tanpa mengurangi kualitas. Selain itu, ban Dunlop sebagai merek ban motor terbaik mampu menyajikan ban yang disesuaikan dengan tipe motor,  ukuran serta peruntukan.

Dunlop mampu menyesuaikan dengan aneka tipe kendaraan bermotor mulai dari motor bebek, matic hingga balap atau kompetisi. Ketangguhannya menyeruak ke segala medan juga tidak perlu diragukan lagi. Kisaran harga mulai dari seratus ribuan hingga 1,2 jutaan. Harga paling mahal adalah tipe Dunlop Geomax.

Yang perlu dicermati dari merek Dunlop ini adalah kamu harus mengenal spesifikasi kendaraan bermotor kalian. Apakah motor bebek, matic ataupun balap. Selain itu, juga harus mengetahui ukuran pelek motor supaya tidak salah memilih ukuran. Dunlop yang memiliki harga di atas Rp. 600 ribu hingga Rp. 1,2 juta memiliki performa andal yang mampu mencengkeram jalanan secara kuat dan stabil. Teknologi anti selip sudah diterapkan sehingga kalian tidak perlu ragu ketika harus melewati medan berat.

Demikian ulasan artikel kali ini mengenal merek ban motor terbaik. Selamat memilih dan membeli ban motor untuk transportasi maupun hobi kalian.

Cara Pilih Ban Motor Yang Bagus Agar Jalan Motormu Tetap Nyaman

RacingKing – Kendaraan bermotor merupakan salah satu alat transportasi yang vital. Salah satu jenis kendaraan bermotor yang menjadi alat transportasi utama adalah sepeda motor. Sebagaimana alat transportasi lainnya, sepeda motor dilengkapi dengan ban. Ban ini merupakan alas dari roda di mana roda merupakan alat gerak kendaraan bermotor sehingga bisa melaju maju, mundur, dan lain sebagainya.

Alat transportasi tanpa roda tidak akan bisa berjalan. Sebagaimana tuas atau pengungkit, roda berperan menambah daya dorong kendaraan. Ban motor biasanya terbuat dari karet tebal untuk bagian luar kemudian diisi dengan karet elastis yang diisi dengan udara. Udara diisikan ke dalam bagian ban dalam supaya ban menjadi nyaman dinaiki. Untuk penggunaan harian diperlukan strategi cara pilih ban motor yang bagus. Ban motor bisa berkurang isi udaranya bisa pura bocor.

Hal yang perlu kamu perhatikan ketika memilih ban yang bagus adalah sebagai berikut.

1. Ban Kering Atau Basah

Sebagaimana peruntukan, ban digunakan untuk alas sekaligus alat gerak pada motor. Ban berjalan di area yang bisa basah dan bisa kering. Ban di Indonesia yang bermusim tropis biasanya menggunakan perpaduan ban basah dan kering. Ban basah memiliki alur yang lebih terlihat jelas dan tegas. Ornamen timbulnya nampak lekuk yang kuat dan nyata. Hal ini disebabkan pada jalanan yang basah, dibutuhkan daya cengkeram ban supaya tidak mudah tergelincir. Terdapat istilah ban gundul, yaitu ketika ornamen timbul dan lekuk pada ban sudah aus karena sering  bergesekan dengan aspal jalan raya. Untuk mengetahui spesifikasi,  bisa dilihat pada bagian bawah ban.

Adapun jika kamu menggunakan motor hanya di musim kering saja, terdapat ban kering di mana alurnya sedikit atau malah tidak ada. Akan tetapi sebenarnya paling aman menggunakan ban tipe basah meskipun digunakan pada lokasi jalan yang kering karena jauh lebih aman. Ban basah jika dipakai pada lahan kering sayang mudah aus alur jadi cepat hilang.

2. Membeli Ban Sesuai Ukuran

Untuk cara pilih ban yang bagus harus melihat kesesuaian antara ban dengan wadah atau pelek motor. Apapun jika tidak kompatibel pasti tidak akan bagus. Demikian juga, dengan cara memilih ban motor. Perlu diketahui pelek motor memiliki aneka ukuran. Ada pelek besar, ada pula yang sedang hingga kecil. Pada motor elektrik bahkan ada yang dalam satu motor menpunyai ukuran ban belakang dan depan yang berbeda. Kamu perlu menilik ukuran pelek untuk bisa menentukan ukuran ban motor.

Jika tidak sama tentu tidak bisa dipasang. Ada yang memiliki selisih kecil dan memaksakan memasang pada pelek. Jika ban sedikit lebih longgar mungkin masih bisa dipasang, tetapi agak berbahaya karena ban akan bisa selip dan menimbulkan kecelakaan di jalan. Ukuran standar ban pada umumnya adalah 70/90 dan 80/90 sementara untuk motor listrik dan matic di ukuran 80/90 dan 90/90.

3. Menentukan Ukuran Permukaan Telapak

Telapak ban adalah bagian ban yang menapak pada permukaan aspal. Ukuran telapak ban memberikan pengaruh yang signifikan untuk daya sedot tenaga. Pengaruh tersebut disebabkan oleh adanya gesekan di mana jika telapak ban memiliki permukaan yang kecil akan lebih irit tenaga mesin karena area yang bersentuhan dengan jalan lebih rendah. Semakin luas area gesek antara telapak ban dengan permukaan jalan maka tenaga yang dikeluarkan juga akan semakin besar dan membuat  boros bahan bakar.

Adapun jika telapak ban permukaan terlalu kecil juga kurang baik dan berbahaya terhadap kestabilan motor. Yang membahayakan adalah motor mudah terguling atau ban tidak awet, pecah, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sebaiknya cara memilih ban motor yang bagus adalah memilih ban dengan permukaan telapak ban sedang. Ban bertelapak ukuran sedang paling tepat untuk motor harian. Namun memang perusahaan atau pabrik ban sudah memiliki standar untuk ukuran masing-masing jenis motor. Motor matic biasanya memiliki telapak ban dengan permukaan lebih kecil dibandingkan motor non matic.

Cara Pilih Ban Motor
Cara Pilih Ban Motor

4. Memperhatikan Tahun Pembuatan

Sebuah barang perlu dilihat sudah berapa lama diproduksi. Semakin lama diproduksi tentu ada kekurangan ataupun ada yang kurang meskipun belum dipakai sama sekali. Adapun cara memilih ban yang bagus dengan cara memperhatikan tahun pembuatan adalah dengan cara melihat adanya kode yang biasanya ditulis pada ban. Kode tersebut pada umumnya dalam bentuk 4 digit, yaitu mencakup jumlah minggu dan angka tahun.

Sebagai contoh 1219 maka kode tersebut menunjukkan bahwa ban dibuat minggu ke-12 tahun 2019. Dengan memperhatikan waktu pembuatan kamu bisa tahu sudah berapa lama ban tersebut berada di pasaran. Meskipun ada yang memang sengaja membeli ban yang sudah lama dengan alasan murah, tetapi alangkah lebih baik jika cara memilih ban motor tetap memperhatikan tahun ban diproduksi.

5. Asal Negara Pembuat

Asal negara pembuat ban terkadang memang perlu diperhatikan. Jangan kira produk lokal kalah bagus, dengan produk luar negeri. Telah banyak dibuktikan bahwa justru produk lokal lebih bagus dibandingkan dengan produk impor karena para produsen dalam negeri sudah menyesuaikan antara produk dengan kondisi lapangan. Para surveyor produk mampu melihat kondisi jalan di Indonesia.

Beberapa produk impor memang bisa diandalkan, tetapi kamu perlu ketahui bahwa beberapa negara memiliki jalan raya yang jalur tidak heroik sebagaimana jalanan di Indonesia yang terkadang ekstra ordinari dengan aspal yang belum tentu rata. Yang utama dibutuhkan selain cara memilih ban yang bagus adalah merawat ban sebaik mungkin. Jauhkan lokasi motor dengan panas misal dekat api,  di area aspal yang super terik,  karena ban bisa mudah aus.

6. Mengetahui Area Yang Sering Dilalui

Kamu perlu menyesuaikan area yang sering dilalui dengan demikian kamu bisa menentukan ban mana yang tepat. Jika diperhatikan dengan seksama, ban mempunyai alur permukaan yang tidak sama antara ban satu dengan lainnya. Kamu bisa menyesuaikan dengan lahan yang seting kamu ikuti. Area yang kering bisa digunakan slur ban bergaris dan tidak terlalu berlekuk tinggi. Adapun jika area lumayan terjal dan tidak rata, gunakan alur ban yang cenderung bermotif atau lekukan yang lumayan tegas karena alur yang lebih tebal atau memiliki tonjolan dan lekukan terjal mempunyai daya mencengkeram yang kuat.

Ada lagi ban spesial off road. Alurnya lebih tebal dan tegas. Kamu akan lebih merasa nyaman dan tenang menggunakan ban off road di segala medan. Meskipun untuk di jalan yang rata, ban off road terasa sedikit lebih berat dibandingkan dengan ban yang biasa digunakan di area datar.

7. Beli Ban Murah, Tapi Berkualitas

Cara pilih ban yang bagus tak hanya mengedepankan cara memilih ban motor yang berkualitas saja.  Kamu tetap harus memperhatikan ketebalan isi dompet. Jangan sampai asal bagus tetapi mahal. Karena masih banyak ban berkualitas dan murah. Tinggal kejelian kamu saja.

Demikianlah bahasan kali ini mengenai cara pilih ban yang bagus. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Selamat berkendara.

Wajib Tahu: Inilah Yang Jadi Penyebab Ban Motor Cepat Botak

Racing King – Terkadang tiba-tiba jadi kesal, baru saja beberapa waktu yang lalu mengganti ban motor, ternyata sudah botak lagi. Artinya harus mengeluarkan lembaran rupiah lagi. Apa yang salah dengan ini ya? Kenapa ban motor teman sepertinya tidak cepat botak?

Pernah mengalami hal seperti itu Bikers? Jika pernah, mari cegah mulai sekarang. Memangnya bisa dicegah? Tentu saja bisa, asalkan perhatikan baik-baik ulasan berikut : delapan penyebab ban motor cepat botak.

  1. Cara Memarkirkan Motor Yang Salah

Bagaimana kebiasaan para Bikers memarkirkan motor selama ini? Apakah sudah benar? Jika Bikers membiarkan motor parkir dengan standar samping, hal itu salah! Parkir dengan kondisi seperti itu akan menjadikan beban tumpuan hanya pada satu sisi. Kalau hal tersebut dilakukan sesering mungkin, maka ban yang menjadi titik tumpuan akan terkena tekanan. Tentu saja menyebabkan ban menjadi botak pada satu sisi saja. Jadi, mulai sekarang parkirlah motor dengan baik, ya! Jangan malas untuk memarkirkan motor dengan baik.

2. Tidak Memperhatikan Kebersihan Ban

Tak jarang, kondisi ban motor setelah melakukan perjalanan menjadi kotor. Kebanyakan orang justru mengabaikan, beberapa saja yang langsung membersihkan. Kotoran dibiarkan menempel dalam waktu yang cukup lama. Padahal kotoran yang dibiarkan, lama-kelamaan akan mengeras. Jika sudah mengeras, pertikel tersebut akan menekan kedua sisi (ban dan aspal) sehingga ban tersebut makin tipis sehingga menjadi penyebab ban motor cepat botak.

Selain itu, perhatikan juga cara membersihkan bannya. Jangan gunakan detergen atau sabun colek ketika membersihkan ban. Walaupun hasilnya menjadi bersih, tapi tidak bagus untuk partikel ban. Jadi pakai apa? Gunakanlah sikat dan air saja. Walaupun butuh waktu lama, tapi yakinlah, ban motor Bikers akan tahan lama nantinya.

3. Penyesuaian Tekanan Angin

Saat tekanan angin pada ban terasa kurang, segera pergi ke pengisian angin. Mengapa? Wajib ya? Tentu saja! Apa yang terjadi dengan ban ketika tekanan angin kurang? Motor akan menumpukan bebannya pada ban. Sementara ban yang kurang  tekanan angin akan menjadi lebih kuat bergesekan dengan aspal. Karena ban tersebut tidak berputar dengan baik. Maka ban  akan tetap berputar dengan usaha semaksimal mungkin. Akibatnya, ditekanlah ban tersebut pada permukaan aspal atau jalan yang dilaluinya. Hal inilah pemicu ban menjadi cepat botak.

4. Membawa Beban Berat

Pernah lihat pengemudi motor membawa beberapa tumpukan karung di bagian depan dan belakang motornya? Atau Bikers sendiri pernah membawa barang yang cukup banyak seperti itu? Jangan sepele ya, Bikers! Bisakah beban berat menjadi penyebab ban motor cepat botak? Jelas bisa! Konsepnya serupa dengan tekanan angin yang kurang. Melalui beban yang beratlah ban akan menyatu dengan aspal.

Keterpaksaan tersebut menitikberatkan beban kepada ban motor. Untuk motor matic, kapasitas motor termasuk pembonceng adalah sekitar seratus dua puluh kilogram. Motor bebek dan yang lain lebih tinggi. Sedangkan untuk lebar beban, tidak melebihi setang kemudi motor masing-masing. Maka angkutlah beban sesuai dengan kapasitasnya. Semua sudah ditentukan dengan kendaraan masing-masing. Jika dilanggar, tidak hanya ban motor saja yang botak, melainkan nyawa pengemudi menjadi taruhannya. Bahkan ada undang-undang yang mengatur beban pada motor. Bisa saja suatu hari para Bikers kena tilang dan terkena denda.

Penyebab Ban Motor Cepat Botak
Penyebab Ban Motor Cepat Botak

5. Jalan Yang Dilalui

Baguskah kondisi jalan yang dilalui para Bikers selama ini? Seberapa sering jalan tersebut dilalui? Kalau bisa memilih, lewati saja jalan yang bagus, ya. Selain aman untuk diri sendiri (menghindari kecelakaan), ban motor juga terjaga dengan baik. Tapi kalau memang harus bin wajib lewat jalan yang tidak bagus, perlakukan motor anda dengan baik saat melaluinya. Terkadang para Bikers melalui jalan yang seperti itu sama dengan jalan lain. Hasilnya boleh dilihat, tidak lama lagi ban anda akan botak. Karena ketidaksesuaian jalan yang rata adalah salah satu penyebab ban motor cepat botak.

Kemudian, bagaimana jarak jalan yang dilalui para Bikers setiap hari? Apakah sedikit atau sebaliknya? Besarnya jarak yang ditempuh setiap hari juga menjadi salah satu alasan. Contohnya si A berkendara sepuluh kilometer setiap hari, sedangkan si B berkendara sejauh tiga kilometer. Jika si B berkendara dengan teknik yang baik, maka yang terlebih dahulu mengganti ban adalah si A. Mengapa demikian? Karena penyebab ban motor botak pada si A yang lebih cepat adalah jauhnya jarak tempuh pada sehari-hari.

6. Teknik Berkendara

Apa perbedaan motor yang dirawat dengan yang tidak? Jawabannya tentu para Bikers tahu. Motor yang dikendarai dengan sesuka hati akan mudah rusak dibandingkan dengan motor yang disayangi pemiliknya. Kalau para Bikers sering berkendara dengan kecepatan tinggi lalu tiba-tiba mengerem mendadak, siap-siap menerima kenyataan pahit. Ban motor anda akan segera botak. Jika motor yang tadinya melaju kencang kemudian berhenti mendadak, akan terjadi tekanan besar pada ban.

Hal tersebut menjadikan gesekan di ban sangat kuat. Begitu juga dengan bagian motor lainnya, tidak hanya ban saja. Kenapa bisa terjadi? Layaknya manusia, benda yang menggunakan mesin pun ada batasnya. Kalau Bikers cara berkendaranya salah, motor akan seperti tidak terawat. Tidak percaya? Silakan bandingkan dua pengendara motor yang anda kenal dan memiliki perlakuan berbeda. Manakah ban yang lebih awet?

7. Jenis Ban

Material penyusun ban juga harus diperhatikan. Sebelum memutuskan untuk membeli ban, pikirkan terlebih dahulu. Ada baiknya para Bikers cari tahu dulu merk ban apa yang bagus. Informasi mengenai ban yang bagus bisa diperoleh dari mana saja pada era milenial ini. Bisa melalui internet, teman, ataupun komunitas bikers. Saran penulis, sebaiknya tanya pada komunitas motor masing-masing (jika punya). Karena biasanya anggota komunitas memiliki motor yang seragam antara satu dengan yang lain. Sehingga biasanya di sana banyak anggota senior sebagai wadah bertukar pikiran.

Wajib ya pintar dalam memilih ban? Jelas saja! Tapi kalau Bikers tidak keberatan mengganti ban sesering mungkin ya tidak apa-apa. Karena jenis ban juga menjadi salah satu penyebab ban motor cepat botak.

8. Cuaca Yang Tidak Mendukung

Bikers, ketika cuaca panas terik, ada tidak yang suka berkendara di sini? Kalau ada, jangan lakukan lagi, ya! Sebaiknya hindari berkendara pada cuaca panas kalau memang tidak begitu penting. Kenapa? Karena ban akan cepat aus oleh sinar matahari. Ban yang terpapar sinar matahari langsung akan mengurangi umur pemakaian. Sehingga cuaca juga menjadi salah satu penyebab ban motor cepat botak.

Bagaimana, Bikers? Sudah paham mengenai penyebab ban motor cepat botak? Tidak sulit ‘kan menerapkan pencegahannya? Ayo, hemat pengeluaran dari sekarang. Jika ban motor bisa menjadi awet, mengapa kita tidak mencoba? Lebih baik uangnya ditabung buat biaya pernikahan (khusus buat jomblo), ya ‘kan, Sobat Bikers?

Demi Keselamatan, Kalian Bisa Lakukan Cara Pilih Ban Motor Saat Musim Hujan

Racing King – Buat kalian yang selalu mengandalkan motor untuk berbagai ‘aktifitas mobile’ sehari-hari, mungkin sangat direpotkan ketika musim hujan. Cara pilih ban motor saat musim hujan juga menjadi sangat penting. Tidak hanya kerepotan ketika harus menempuh hujan dengan menggunakan jas hujan tapi juga dituntut untuk terus waspada saat motor harus melaju saat hujan turun deras disertai dengan jalanan yang licin.

Ban motor adalah salah satu komponen motor yang wajib kalian perhatikan. Mengapa? Karena ban motor akan berhubungan langsung dengan jalanan beraspal yang licin saat terkena hujan. Kalian harus benar-benar perhatikan kondisi ban motor. Jangan sampai mengabaikan begitu saja keadaan ban motor sama seperti saat musim kemarau.

Cara Pilih Ban Motor Saat Hujan

Memilih ban motor yang sesuai dengan strandar keselamatan saat hujan penting untuk dilakukan. Jika tidak ingin terjadi hal yang membahayakan, beginilah cara pilih ban motor saat hujan:

  1. Pilih Ban Yang Memiliki Banyak Alur
    Jika ban motor kalian masih menggunakan asli pabrikan, sebenarnya tidak masalah. Karena pabrikan sudah pasti menggunakan ban yang memang dirancang untuk kondisi apapun. Baik untuk jalanan basah maupun kering. Namun tidak ada salahnya kalian sebagai pemilik motor juga harus memperhatikan keadaan ban untuk mempersiapkan beraktifitas dengan mengendarai motor di waktu hujan.
    Agar tidak terjadi slip ban saat berkendara, pilihlah ban yang mempunyai banyak alur. Dengan ban yang mempunyai motif banyak alur, air hujan akan mudah melewati sela-sela alur ban sehingga grip ke aspal akan tetap terjaga dengan baik dan menghindarkan slip bam saat melaju di jalan raya.
  2. Hindari Menggunakan Ban Semi Slick
    Cara pilih ban motor saat hujan selanjutnya adalah hindari penggunaan ban semi slick. Kalian tahu kenapa sebabnya? Penggunaan ban semi slick sebenarnya memberikan maksud agar memberikan grip yang lebih baik pada jalanan yang kering. Namun ketika memasuki musim hujan, jalanan akan lebih cenderung sering basah karena hujan. Bahkan terkadang kalian harus terpaksa melewati jalanan yang bolong-bolong bahkan banjir.
    Dengan menghindari bam semi slick pada saat musim hujan, membuat air bisa terhempas dengan baik karena terganggu dengan lapisan tipis air (aquaplaning) pada ban. Kalian boleh kembali menggunakan ban semi slick ketika sudah memasuki musim kemarau atau ketika kalian mengikuti kompetisi balap motor di sirkuit.
  3. Tetap Jaga Kecepatan Saat Berkendara
    Jika kalian hobi sekali ngebut di jalanan, sebaiknya hindari jika jalanan sedang basah atau berkendara saat hujan. Ngebut di jalan basah hanya akan membuat kekuatan grip pada jalanan cenderung menurun. Alhasil, dengan kecepatan tinggi akan sulit mengontrol laju kendaraan hingga membuat keadaan lebih fatal. Seperti terjadi kecelakaan karena slip pada ban.
  4. Usahakan Menggunakan Ban Dengan Ukuran Yang Sesuai
    Boleh-boleh saja memodifikasi motor sesuai selera. Terutama pada modifikasi ban motor dengan menggunakan ban yang lebih kecil maupun yang lebih besar. Namun selalu ingat! Bahwa tidak selamanya modifikasi sesuai dengan segala keadaan. Seperti keadaan saat jalanan sedang basah atau hujan.
    Penggunaan ban motor harus disesuaikan dengan body motor. Jangan menggunakan ban yang terlalu kecil karena tidak akan kuat menopang body motor. Jika kalian paksakan menggunakan ban motor yang terlalu kecil, motor akan lebih rentan tergelincir. Jangan pula menggunakan ban yang terlalu besar karena akan menyulitkan motor untuk bergerak. Gunakanlah ban motor yang sesuai dengan standar pabrikan.
  5. Gunakan Tekanan Angin Yang Tepat
    Selain melihat keadaan fisik ban, cara memilih ban motor saat hujan selanjutnya adalah dengan memperhatikan tekanan angin yang tepat. Jangan menggunakan tekanan angin yang terlalu banyak jika tidak ingin motor kalian kehilangan daya cakramnya. Sehingga akan mengakibatkan hal yang fatal saat harus melakukan rem dadakan.
    Jangan pula menggunakan angin yang terlalu sedikit untuk menghindari ban cepat botak karena ban lebih banyak menekan jalanan. Sesuaikan saja besar kecilnya tekanan angin pada ban agar lebih enak untuk dikendarai.
    Nah, itu beberapa hal yang mesti kalian perhatikan mengenai ban motor saat musim hujan. Sekalipun hanya terihat sederhana, jangan sekali-kali menyepelekannya agar kalian tetap aman dalam berkendara. Terlebih lagi jika ban motor kalian sudah gundul.
Cara Pilih Ban Motor Saat Musim Hujan Tiba
Cara Pilih Ban Motor Saat Musim Hujan Tiba

Tips Agar Ban Motor Tidak Cepat Gundul

Agar motor kalian tidak cepat gundul, sebaiknya perhatikan beberapa hal di bawah ini:

  1. Rajin Bersihkan Ban Motor
    Agar ban motor saat musim hujan tidak cepat gundul, rajin-rajinlah untuk membersihkan ban setelah digunakan berkendara dalam jangka waktu yang cukup lama. Bersihkan ban motor dengan menggunakan air dan sabun khusus motor. Jangan menggunakan sabun colek.
    Bersihkan ban motor dari kerikil atau lumpur yang menempel. Jika dibiarkan menempel, lumpur dan kerikil yang berada di lapisan ban akan membuat ban cepat retak dan rusak.
  2. Jangan Sering Memberikan Beban Berat
    Setiap ban motor mempunyai batas maksimum mengangkat beban. Jangan biarkan motor kalian mengangkat beban lebih dari batas maksimum kemampuannya. Karena jika sering mengangkat beban lebih dari batas kemampuannya, ban akan lebih cepat aus dan gundul. Hal ini disebabkan karena ban cenderung lebih banyak bergesekan dengan aspal jalanan. Jika hal ini terus menerus dilakukan, maka kebotakan ban sulit untuk dihindari.
  3. Jangan Parkir Motor Dengan Standar Samping
    Kebiasaan memarkir motor dengan standar samping memang terlihat sepele. Namun ternyata jika ini dilakukan secara terus menerus akan membuat ban bagian kiri lebih cepat aus karena beban motor akan menekan ban bagian kiri saja. Tak hanya ban bagian sisi kiri saja. Shockbreaker juga akan cenderung condong ke kiri dan ikut serta mendorong ban bagian kiri.
  4. Berkendaralah Dengan Cara Yang Benar
    Jika ingin ban motor kalian lebih awet dan tidak cepat gundul pada saat musim hujan, maka berkendaralah dengan sebaik mungkin. Jangan mengendarai motor dengan mengebut atau bahkan ugal-ugalan. Jika kalian sering mengebut, maka kalian juga akan lebih sering melakukan pengereman mendadak. Sering melakukan rem mendadak juga akan mempercepat penggundulan ban dan keausan ban.

Hindari juga berkendara dengan cara menikung tajam. Penikungan tajam pada saat berkendara akan membuat gesekan ban pada aspal jalan lebih banyak sehingga akan membuat ban lebih cepat gundul dan aus.

Itulah 4 hal yang wajib kalian lakukan jika ingin ban motor saat musim hujan lebih awet dan tidak cepat gundul. Jika kalian sudah menemukan ban yang telah gundul, sebaiknya segeralah untuk mengganti dengan yang lebih baik agar keselamatan saat berkendara lebih terjaga.

Ketika kalian menggunakan motor lebih sering atau setiap hari, penggantian ban motor juga diperlukan lebih sering dan lebih cepat dibandingkan mereka yang menggunakan motor hanya sesekali saja. Minimal penggantian ban dilakukan setahun sekali agar performa motor lebih terjaga.

Kalian masih punya info lain? Kalian tuliskan saja pada kolom komentar di bawah ini ya.