Tips Rem Motor Matic
Tips Rem Motor Matic

Tips Rem Motor Matic Yang Baik dan Benar

Posted on

Jangan Salah, Begini Tips Rem Motor Matic Yang Baik dan Benar!

Racing King – Kali ini kita akan membahas tips rem motor matic yang baik dan benar. Motor matic merupakan salah satu jenis kendaraan roda dua favorit masyarakat Indonesia. Baik perempuan, laki-laki, tua, muda, semua suka motor matic.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya pilihan jenis motor matic dan kemudahan dalam penggunaannya. Harganya juga lebih murah dibanding motor bebek atau motor sport. Selain memiliki kelebihan, pasti ada juga kekurangan dari motor matic ini. Salah satunya adalah dalam menggunakan rem.

Ada banyak orang yang terlibat kecelakaan karena salah mengoperasikan rem pada motor matic. Padahal kalau dipikir-pikir, penggunaan rem motor matic, tidak sesulit yang dibayangkan. Faktor penyebab terjadinya hal ini biasanya adalah terlalu cepat atau bahkan terlalu lama menarik tuas rem.

Doddy Setiadi, trainer roda dua Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menyebutkan jika ingin berkendaraan menggunakan motor matic dengan baik, maka dalam melakukan pengereman harus dengan meletakkan dua jari pada tuas rem. Bisa pada posisi kanan atau kiri.
Ia menyebutkan bahwa motor matic diciptakan agar pengendara dimudahkan dalam penggunaannya.

Ada yang menggunakan mesin berkapasitas besar, ada pula sebaliknya. Jika cc motor besar, artinya sepeda motor tersebut dapat melaju dengan kecepatan tinggi. Jadi ketika melakukan pengereman, gunakanlah dua jari. Tekan tuas rem sedikit demi sedikit. Proses ini disebut gradual. Tidak diperkenankan melakukan pengereman secara mendadak bahkan bila sepeda motor telah dilengkapi sistem ABS.

Untuk area jalanan yang licin, sepeda motor matic biasanya harus mengeluarkan tenaga mesin yang besar. Jadi artinya pengguna juga membutuhkan tenaga yang besar dalam melakukan pengereman. Kalau biasanya pengereman dilakukan dengan menggunakan dua jari, maka untuk jalanan licin, gunakanlah empat jari.

Tips rem motor supaya lebih aman dikendaraai dan berhenti sesuai yang kita inginkan

Untuk pengereman motor agar aman dikendarai dan berhenti sesuai dengan keinginan, maka maksimalkan penggunaan rem depan dan belakang. Lakukan penekanan tuas rem sedikit demi sedikit dan bisa diberi jarak. Sebagian motor matic terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi pengereman depan dan belakang hanya dengan menekan satu tuas. Tentu ini khusus beberapa jenis sepeda motor matic terbaru dan ini benar-benar mampu memudahkan pengemudi dalam mengemudikan kendaraannya.

Pada dasarnya rem bagian depan kekuatannya lebih besar dibanding rem belakang. Jika kita hanya fokus pada rem belakang, maka jarak pengereman akan lebih jauh. Sedangkan di jalanan, penggunaan rem depan akan lebih dekat. Otomatis penggunaan dua jenis rem ini lebih bagus ketimbang menggunakan rem salah satu saja.

Ketika kita menggunakan empat ruas jari pada tuas rem, hal ini tidak dipermasalahkan, apalagi saat kondisi di jalanan benar-benar butuh tenaga besar sehingga rem empat jari wajib digunakan lalu kembali ke posisi normal. Hanya saja perlu perhatian ketika menggunakan rem dari empat jari lalu berubah ke dua jari. Akan lebih aman dua jari kita tetap dalam tuas rem.

Jari Tidak Boleh Berada Pada Tuas Rem

Beberapa saat lalu ketika sepeda motor masih menjadi salah satu bentuk barang mewah, banyak sekali orang-orang yang menyarankan agar tangan harus tetap berada pada tuas rem saat berkendara apa pun kondisinya saat berkendara. Benarkah hal ini?

Tangan sebenarnya tidak harus selalu berada pada tuas rem, apalagi jika sepeda motor digunakan pada sirkuit balapan. Sedangkan kala berada di jalan raya ketika sedang melaju, menyeberang, atau berhenti mendadak, posisi tangan tidak dituas. Namun jari tangan harus menuju tuas rem saat melakukan pengereman. Sehingga tidak ada salah atau benar dalam poin ini.

Mengendarai sepeda motor matic gampang-gampang susah. Gampang karena tidak memiliki gigi, jadi tinggal gas saja. Sehingga nyaman dan aman ketika digunakan. Yang susah adalah ketika melakukan pengereman, apalagi pada jalanan licin sekaligus turunan. Motor biasa lebih mudah dalam melakukan pengereman, nah hal ini akan berbeda dengan motor matic. Butuh keahlian tersendiri bila ketika melakukan pengereman motor matic. Salah pengereman, bisa-bisa pengemudi terjatuh bersama kendaraannya.

Tips Rem Motor Matic
Tips Rem Motor Matic

Berikut beberapa tips rem motor matic yang bisa kamu lakukan agar tidak terjatuh dalam kondisi jalanan apa pun.

  1. Gas Tidak Dikosongkan
    Motor matic biasanya memiliki sistem persneling otomatis, sehingga disarankan untuk tidak mengosongkan gas saat pengendara melewati jalanan menurun. Bila persneling kosong, maka laju motor matic bisa menjadi tidak terkendali. Oleh sebab itu, ketika melewati turunan tajam, kurangi saja laju gas namun jangan sampai kosong. Gas dikosongkan minimal pada kecepatan 5-10 km/jam.
  2. Empat Jari Masing-Masing Pada Handle Rem
    Saat gas motor dalam kondisi mati, kecepatan sudah diatur dengan rendah, maka kamu bisa meletakkan jari pada masing-masing handle rem. Jadi, saat melakukan pengereman di jalanan, letakkan keempat jari. Mulai dari kelingking, jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk. Keempat jari ini harus siap sedia dalam hendle rem. Untuk jari jempol, ia harus siap sedia di grip gas agar laju motor matic konstan. Lakukan pencengkraman pada handle rem secukupnya agar keseimbangan motor tetap stabil.
  3. Rem Depan Harus Diprioritaskan Dibanding Rem Belakang
    Saat mengendarai motor matic pada posisi jalanan menurun, jangan lupa untuk menekan handle rem depan lebih kuat dibanding rem belakang. Hal ini supaya rem depan mampu menahan daya dorong motor ke depan hingga dayanya lebih kencang saat melewati jalanan menurun. Lantas, rem belakang berfungsi sebagai apa? Sebagai penyeimbang motor.
  4. Tidak Melepas Handle Rem Sebelum Melewati Jalanan Menurun
    Ada banyak pengendara motor matic yang tidak sabar dan memilih melepaskan handle rem ketika melewati jalanan menurun. Hal ini tidak dianjurkan sebab sangat berbahaya. Bayangkan saja, melepas rem padahal jalanan menurun belum selesai dilalui. Otomatis laju motor tak terkendali sehingga risiko tabrakan dan jatuh lebih besar.
  5. Menggunakan Kaki Kanan Dalam Menyeimbangkan
    Menggunakan kaki kanan dalam menyeimbangkan badan ketika melewati jalanan menurun yang tajam juga bisa dilakukan. Apalagi kendaraan lain juga melaju di samping kita. Supaya motor tidak sering berhenti, kaki kanan bisa menopang kendaraan.

Demikian tips rem motor matic yang bisa dilakukan pada jalanan menurun. Semoga dengan beberapa poin di atas, bisa meminimalisasi terjadinya tabrakan, jatuh, rem blong, dan sebagainya. Rem blong sendiri terjadi disebabkan karena menekan rem terlalu lama dan dipaksakan. Alhasil kampas rem menjadi panas lebih cepat. Panas ini yang mengakibatkan gesekan hingga ke caliper hingga seal piston memuai.

Yang pasti, untuk melakukan pengereman pada jalan menurun, perhatikan cara berkendaraan yang benar agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Tutup gas secara perlahan supaya motor matic gampang dikendalikan. Selain itu, gunakan rem depan, baru rem belakang agar laju motor stabil. Kecepatan motor matic juga harus dikurangi. Bila melakukan beberapa poin tersebut, rem pun tidak lagi panas.

Jadi perhatikan cara berkendara yang baik dan benar ya, jangan lupa berkendara dengan dilengkapi perangkat safety riding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *